JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH RA, MI, MTS, MA TAHUN 2020 DAN JUKNIS PENGISIAN BLANGKO SHUAMBN TAHUN 2020

  Juknis  Pengisian Blangko Ijazah Tahun 2020 RA, MI, MTS, MA dan  SHUAMBN Tahun 2020


Juknis  Pengisian Blangko  Ijazah  Tahun 2020 untuk RA, MI, MTS, MA dan Juknis  Pengisian SHUAMBN Tahun 2020 diterbitkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2041 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis)  Pengisian Blangko Ijazah Madrasah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020.

Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2041 Tahun 2020  tentang Juknis  Pengisian Blangko Ijazah RA, MI, MTS, MA tahun 2020 dan Juknis  Pengisian Blangko SHUAMBN Tahun 2020, diterbitkan dengan pertimbangan bahwa: a) Ijazah merupakan dokumen resmi dan sah yang diberikan kepada peserta didik yang telah tamat belajar atau lulus dari satuan pendidikan madrasah, b) Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN) merupakan dokumen resmi dan sah yang diberikan kepada peserta didik yang telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN); c) untuk menjamin keaslian dan keabsahan Ijazah Madrasah dan SHUAMBN, perlu diatur petunjuk teknis  Pengisian blangko Ijazah Madrasah dan SHUAMBN.

Diktum kesatu, Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2041 Tahun 2020  tentang Juknis  Pengisian Blangko Ijazah Tahun 2020 RA, MI, MTS, MA dan Juknis Pengisian Blangko SHUAMBN Tahun 2020 (Tahun Pelajaran 2019/2020) menyatakan bahwa Menetapkan Petunjuk Teknis  Pengisian Blangko Ijazah Madrasah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.


Diktum Kedua Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2041 Tahun 2020  tentang Juknis  Pengisian Blangko Ijazah Tahun 2020 RA, MI, MTS, MA dan Juknis  Pengisian Blangko SHUAMBN Tahun 2020, menyatakan bahwa Petunjuk Teknis (juknis) sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU digunakan sebagai pedoman dalam  Pengisian Blangko Ijazah Madrasah dan SHUAMBN Tahun Pelajaran 2019/2020.

Diktum Ketiga Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2041 Tahun 2020  tentang Juknis Penulisan Blangko Ijazah RA, MI, MTS, MA tahun 2020 dan Juknis Penulisan Blangko SHUAMBN Tahun 2020, menyatakan bahwa Petunjuk Teknis (Juknis) Penulisan Blangko Ijazah digunakan sebagai pedoman dalam penulisan Blangko Ijazah Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

Dan Diktum Keempat Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2041 Tahun 2020  tentang Juknis Penulisan Blangko Ijazah Tahun 2020 RA, MI, MTS, MA dan Juknis Penulisan Blangko SHUAMBN Tahun 2020, menyatakan bahwa Petunjuk Teknis Penulisan SHUAMBN digunakan sebagai pedoman dalam penulisan SHUAMBN Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Petunjuk Umum pengisian blangko Ijazah RA, MI, MTS MA Tahun 2020 dan blangko SHUAMBN Tahun 2020 berdasarkan Juknis Penulisan Blangko Ijazah tahun 2020 RA, MI, MTS, MA adalah sebagai berikut:
1. Ijazah RA, MI, MTs, dan MA diterbitkan oleh satuan pendidikan yang telah memiliki ijin operasional. Sedangkan SHUAMBN diterbitkan oleh madrasah penyelenggara UAMBN.
2. Ijazah RA dicetak satu halaman, sedangkan Ijazah MI , MTs dan MA dicetak bolak-balik, data siswa di halaman depan dan daftar nilai di halaman belakang.
3. Ijazah Madrasah dan SHUAMBN, diisi oleh panitia yang tetapkan oleh kepala satuan pendidikan.
4. Ijazah ditulis tangan dengan baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Sedangkan SHUAMBN dicetak langsung dari aplikasi UAMBN-BK menggunakan kertas HVS A4 berwarna putih (80-100 gram).
5. Penulisan blangko ijazah dilakukan sesegara mungkin setelah satuan pendidikan menerima blangko ijazah dari Kabupaten/Kota/Provinsi. Setelah ijazah disahkan oleh Kepala RA/Madrasah, selanjutnya ijazah dibagikan kepada peserta didik yang berhak menerima ijazah.
6. Jika terjadi kesalahan dalam penulisan blangko Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau di tipe-ex dan harus diganti dengan blangko ijazah yang baru.
7. Blangko Ijazah yang salah dalam penulisan, sebelum dimusnahkan disilang dengan tinta warna merah secara diagonal pada halaman depan dan belakang sebagai tanda bahwa blanko tersebut tidak sah digunakan.
8. Jika terdapat sisa blangko Ijazah karena rusak dan/atau kesalahan dalam penulisan, Kepala RA/Madrasah harus mengembalikan kepada Kanwil Kemenag Provinsi melalui Kemenag Kabupaten/Kota dengan disertai berita acara yang ditanda tangani oleh kepala RA/Madrasah disaksikan Kemenag Kabupaten/Kota.
9. Blangko Ijazah yang tersisa, yang rusak dan/atau yang salah dalam penulisan yang terdapat di Kanwil Kemenag Provinsi dimusnahkan oleh Bidang Pendidikan Madrasah/Pendis paling lambat 31 Desember 2020 atas izin Kepala Kanwil Kemenag Provinsi disertai dengan berita acara pemusnahan blangko Ijazah, selanjutnya dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.
10. Jika terjadi kekurangan blangko Ijazah, Kanwil Kemenag Provinsi segera mengajukan surat permohonan penambahan blangko Ijazah ke Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, selambat-lambatnya tanggal 30 November 2020.
11. Jika terjadi kesalahan dalam penulisan blangko Ijazah, sedangkan blangko Ijazah cadangan tidak tersedia dan sudah melampaui batas waktu yang sudah ditentukan pada poin 10, maka digantikan dengan Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang berpenghargaan sama dengan Ijazah dari satuan pendidikan, sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5343 Tahun 2015.

Selengkapnya silahkan download Juknis Penulisan Blangko Ijazah Tahun 2020 Untuk RA, MI, MTS, MA dan Juknis Penulisan SHUAMBN Tahun 2020, melalui link yang tersedia di bawah ini.

Link download Juknis Penulisan Blangko Ijazah RA, MI, MTS, MA dan Blangko SHUAMBN Tahun 2020 (disini)

Demikian informasi tentang Juknis  Pengisian Blangko Ijazah RA, MI, MTS, MA tahun 2020 dan Juknis  Pengisian Blangko SHUAMBN Tahun 2020. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama


































Free site counter


































Free site counter